Monday, March 5, 2018

SOLUSI TEPAT MENGATASI RUAM POPOK

Perasaan baru kemarin mulai berencana mau program punya anak. Eh, sekarang anaknya sudah mau 2 tahun saja. How time flies. Siapa yang menyangka dua embrio cilik sekarang tumbuh menjadi duo bocah petakilan yang nggak bisa diem? Masya Allah. Luar biasa nikmat yang Allah curahkan *brb, mewek dulu*

Anak tumbuh makin besar, maka ujian kesabaran sebagai orang tua juga semakin sering teruji. Menghadapi anak yang aktifnya luar biasa terkadang suka bikin pengen tarik nafas panjang tiap 5 menit sekali. Apalagi ini ada dua anak yang harus dihadapi sekaligus. Encok pegel linu plus kepala cenat cenut hampir selalu jadi langganan. Tapi ya, harus diladeni dan disyukuri. Karena itu adalah bentuk dukungan aku sebagai orang tua untuk selalu ikut serta dalam perkembangannya. Pernah nih, Jazea terlihat agak kurang bersemangat dan tampak gelisah. Duh, rasanya patah hati banget. Awalnya kebingungan juga, apa penyebabnya. Saat itu aku pikir dia lagi sakit. Tapi cek suhu tubuhnya normal. Terus aku coba cek gusi, siapa tahu numbuh gigi baru. Hasilnya nihil. Eh setelah beberapa saat aku baru ngeh kalau ada ruam merah di selangkangannya saat ganti popok. Skeri sih ngeliat kulitnya memerah dan agak meradang.  Aduh, aku langsung menyalahkan diri sendiri. Rasanya menyesal sekali bisa missed memperhatikan anak sendiri. Memang sih permasalahan ruam popok ini tergolong umum dialami oleh bayi dibawah usia 3 tahun. Ditambah lagi Jazea punya kulit yang jauh lebih sensitif dibanding Jaziel. Jadi kalau telat sedikit ganti popok, akibatnya bisa diaper rash. Ditambah lagi saat itu aku baru nyobain merk yang lain dari biasanya. Padahal sebelumnya kalau gonta ganti merk popok, si kembar selalu baik-baik saja tidak pernah ada masalah. Curiganya merk popok yang baru aku coba ini agak tidak tahan lama deh. Jadi kayaknya ada waktu maksimal pemakaian yang lebih singkat dibanding merk popok yang biasa aku pakai. Errgh, nyesel banget karena nyoba-nyoba merk nggak jelas.



Menghadapi masalah diaper rash tergolong baru buat aku. Karena sejak si kembar bayi, alhamdulillah, masalah ini hampir tidak pernah aku hadapi. Makanya saat mereka beranjak gede dan ngalamin ruam, paniknya bukan main. Langsung deh aku cari diaper cream yang banyak direkomendasikan oleh teman-teman sesama mahmud, alias mamah muda. Banyak banget yang mengaku ampuh menghilangkan diaper rash dengan Sleek Baby Diaper Cream. Nah, biar nggak nyesel karena nyoba-nyoba lagi, kali ini aku berusaha untuk menjadi smart mom dengan membaca ingredientsnya. Ternyata memang Sleek Baby Diaper Cream ini mengandung bahan-bahan alami terbaik, seperti: ekstrak daun olive yang bermanfaat untuk mencegah iritasi; chamomile dan ekstrak bunga matahari yang efektif untuk mengurangi kemerahan;  ekstrak buah alpukat, shea butter dan argan oil sebagai pelembab yang menjaga kulit anak agar tetap lembut. Teksturnya berupa lotion berwarna putih yang terasa halus dan wangi tidak menyengat. Saat dioleskan ke permukaan kulit, krim ini cepat banget meresap, tidak lengket tapi tetap menjaga kelembaban kulit. Dijamin formulanya aman untuk digunakan oleh bayi, terutama newborn. Dan nggak perlu khawatir alergi karena sudah dibuktikan kalau krim ini mengandung formula hypoallergenic dan tidak menyebabkan iritasi.


Nah, jadi pelajaran banget nih buat aku supaya nggak malas ngecek dan ganti popok anak. Jangan tunggu sampai popoknya penuh banget untuk diganti karena itu justru bikin anak merasa nggak nyaman dan rentan terkena ruam. Jangan sampai salah pilih merk popok dan ukuran. Popok yang ukurannya kebesaran atau kekecilan dapat menimbulkan gesekan di area selangkangan sehingga menyebabkan lecet dan berujung dengan munculnya ruam. Apalagi di usia balita yang sedang aktif-aktifnya. Jadi, pilih ukuran popok yang sesuai dengan berat badan anak. Dan yang paling penting diingat, penggunaan diaper cream bukan cuma saat anak terkena ruam saja, tetapi perlu dioleskan secara rutin setiap kali habis mandi dan ganti popok sehingga area kulit bayi bisa terbebas dari bakteri.


Jadi sekarang aku udah mulai nyetock (well, is that even a word? 😂) Sleek Baby Diaper Cream. Aku paling suka sama kemasannya yang berbentuk tube dan tutup flip yang tidak gampang tumpah jadi aman kalau dibawa pergi. Ukurannya juga tidak terlalu besar. Dan nilai plusnya lagi, harganya cukup ekonomis dan lumayan gampang didapatin dimana-mana, bahkan mini market dekat rumah juga ada.

Semoga cerita aku bisa bermanfaat buat buibu sekalian ya! 😊

No comments:

Post a Comment